mikroskop bahan obat

Identifikasi Cemaran Etilon Glikol dan Deitilon Glikol dengan Pengujian Hablur Polarisasi Pada Sediaan bahan Baku Obat

Dalam beberapa tahun terakhir pengujian bentuk hablur dan polarisasi pada sediaan bahan baku obat dibeberapa Perusahaan farmasi sudah mulai dilakukan, hal ini terkait dengan banyaknya obat sirup yang mengandung cemaran etilen glikol (EG) dan deitilen glikol (DEG) yang dapat menyebabkan gagal ginjal akut pada anak.

Pengujian hablur polarisasi dapat berperan dalam deteksi cemaran EG dan DEG dengan beberapa cara:

  1. Identifikasi Kristal: EG dan DEG mungkin membentuk kristal tertentu dalam kondisi tertentu yang bisa dideteksi dan diidentifikasi menggunakan Polarize Light Microscopy. Deteksi kristal-kristal ini dapat menunjukkan adanya kontaminasi.
  2. Studi Morfologi: Polarize Light Microscopy memungkinkan pengamatan morfologi (bentuk dan struktur) dari kristal atau partikel pada tingkat mikroskopis. Hal ini bisa membantu dalam identifikasi kontaminan berdasarkan bentuk dan struktur kristal khas yang mungkin terbentuk oleh EG atau DEG dalam sampel.
  3. Analisis Fasa: Dalam beberapa kasus, EG dan DEG dapat berubah fase atau membentuk struktur kristal spesifik pada suhu atau kondisi tertentu. Pengujian Polarize Light Microscopy dapat membantu mengidentifikasi perubahan fase ini, yang mungkin mengindikasikan keberadaan kontaminan.

Walaupun terdapat beberapa metode yang dapat digunakan untuk pengamatan bentuk kristal bahan baku obat, metode mikroskop menawarkan keunggulan lebih antara lain cara pengoperasian yang lebih sederhana dan lebih murah.

Dengan menggunakan mikroskop khusus untuk hablur polarisasi, dapat terlihat dengan jelas bentuk kiristal dari masing-masing serbuk obat dan padaran Cahaya pada masing-masing kristal bahan baku tersebut.

Hubungi kami apabila Anda ingin mengetahui informasi lebih lanjut.

ISI FORM
Chat WhatsApp

Artikel Terkait:

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× How can I help you?