Skip to content

Menemukan Titik Lokasi Kebocoran Pada Pipa PAM Bawah Tanah

Kebocoran pada pipa distribusi air adalah tantangan utama yang dihadapi Perusahaan Air Minum (PAM). Kebocoran tidak hanya menyebabkan kehilangan pendapatan, tetapi juga berdampak pada kualitas pelayanan kepada pelanggan. Di salah satu Perumda Air Minum Kalimantan, kebocoran teridentifikasi sebesar 28% selama tahun 2025-2026. Selama ini pengecekan masih dengan mengandalkan patroli visual untuk mencari area jalan yang tergenang air, dan juga dengan menggunakan metode Flowmeter untuk melihat debit yang menurun, tetapi titik lokasi kebocoran tidak pernah ditemukan secara pasti. Dengan jaringan distribusi yang mencapai kilometer dan terletak di area perumahan dan seringkali di pemukiman padat, metode pengecekan ini sangat tidak efektif dan tidak memecahkan masalah penemuan titik kebocoran.

Solusi Deteksi Kebocoran Air (Water Leak Detector)

Teknologi Water Leak Detector mendeteksi suara turbulansi yang timbul dari kebocoran air di pipa distribusi. Operator menggunakan alat menelusuri bagian atas permukaan tanah atau jalan sepanjang jalur pipa dan menggunakan alat untuk menemukan lokasi kebocoran. Pada titik terjadinya kebocoran, alat akan menghasilkan sinyal visual dan suara sehingga operator dapat melakukan evaluasi lanjutan, dan mencari sinyal dan suara yang terkuat lalu menentukan titik kebocoran secara akurat. Teknologi secara signifikan memiliki keunggulan:

  • Tidak perlu melakukan penggalian yang panjang pada area yang disinyalir mengalami kebocoran.
  • Inspeksi dapat dilaksanakan dengan cepat.
  • Menghemat waktu dan biaya perbaikan.
  • Meminimalisir gangguan terhadap aktivitas warga di sekitar area pemeriksaan.
  • Portabel dan ringan sehingga dapat dioperasikan oleh 1 orang serta dapat digunakan pada jalan-jalan sempit perkotaan.

Uji Coba Lapangan di Perumda Air Minum

Pelaksanaan uji coba dilakukan pada area pemukiman padat penduduk di salah satu kota propinsi Kalimantan. Di lokasi pertama pencarian titik bocor berada di depan rumah warga dimana area ini sudah teridentifikasi adanya kebocoran tetapi belum mengetahui titik persis terjadinya kebocoran. Menggunakan alat Water Leak Detector berhasil ditemukan titik-titik kebocoran pada pipa yang menuju ke rumah warga. Di lokasi kedua yang masih dalam lingkup 1 RW, dilakukan penelusuran sepanjang pipa distribusi dan juga berhasil menemukan beberapa titik lokasi kebocoran.

Dalam hitungan jam teknologi Water Leak Detector telah terbukti efektif melokalisir titik-titik kebocoran pada saat uji coba ini, sehingga teknologi ini berpotensi membantu PAM untuk mengurangi kehilangan air untuk memaksimalkan profit perusahaan serta meningkatkan pelayanan ke pelanggan.